Posts Tagged With: gunung rinjani

Taman Nasional Gunung Rinjani Lombok

Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yaitu salah satu ekosistem dengan jenis rimba hujan pegunungan serta savana yang terdapat di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. TNGR diputuskan juga sebagai lokasi Taman Nasional lewat Surat Ketentuan Menteri Kehutanan No. 280/Kpts-II/1997 dengan luas 40. 000hA meskipun dilapangan luasnya kian lebih 41,

Topografi
Pada kepundan pegunungan (2. 800mdpl) ada kawah mati disebabkan letusan Gunung Rinjani yang (diprediksikan berlangsung pada zaman Plistosen 1, 8 juta th. waktu lalu, BTNGR) membuat suatu danau yang sangatlah luas (1. 100hA) dengan panorama yang indah. Danau itu dimaksud Danau Segara Anak, dari bhs Sasak lebih kurang bermakna Laut Kecil. Cukup melukiskan luas dari danau itu. Kedalaman air danau diprediksikan seputar 160m – 230m. Suhu air danau bermacam dari segi lain ke segi yang lain. Air danau ada yang berbau belerang yang sangatlah kuat hingga serupa seperti moffet yang sangatlah beresiko namun adapula yang berbau seperti air pegunungan. Di dalam danau Segara Anak nampak suatu gunung baru yang dimaksud Gunung Baru Jari. Gunung Baru Jari ini diakui jadi tambah tinggi dalam tiap-tiap tahunnya. Curah hujan rata – rata di lokasi ini yaitu 2. 000ml/th. dengan letak ketinggian dari 550mdpl – 3. 726mdpl.

Mitos
Gunung Rinjani menaruh beberapa misteri. Salah satu misteri terbesarnya yaitu Dewi Anjani. Dewi Anjani konon yaitu keturunan segera Raja Selaparang hasil dari pernikahan sang Raja dengan mahkluk halus yang bermukim di gunung Rinjani saat dia memohon hujan untuk daerahnya lantaran kekeringan panjang yang menempa kerajaan Selaparang pada saat itu. Oleh karena itu hingga sekarang ini orang-orang suku Sasak serta Hindu Dharma di pulau Lombok kerap lakukan ritual Mulang Pekelem yakni ritual memohon hujan pada Dewi Anjani dengan memberi sesembahan berbentuk lempengan emas yang berupa semua jenis mahkluk air lewat cara ditenggelamkan ke danau Segara Anak.
Taman Nasional Gunung Rinjani adalah perwakilan jenis ekosistem rimba hujan pegunungan rendah sampai pegunungan tinggi serta savana di Nusa Tenggara.
Potensi tumbuhan yang ada di Taman Nasional Gunung Rinjani diantaranya jelutung (Laportea stimulans), dedurenan (Aglaia argentea), bayur (Pterospermum javanicum), beringin (Ficus benjamina), jambu-jambuan (Syzygium sp.), keruing (Dipterocarpus hasseltii), rerau (D. imbricatus), eidelweis (Anaphalis javanica), serta 2 type anggrek endemik yakni Perisstylus rintjaniensis serta P. lombokensis.

Terkecuali ada satu type mamalia endemik yakni musang rinjani (Paradoxurus hemaproditus rinjanicus), juga ada kijang (Muntiacus muntjak nainggolani), lutung budeng (Trachypithecus auratus kohlbruggei), trenggiling (Manis javanica), burung cikukua tanduk (Philemon buceroides neglectus), dawah rimba (Ducula lacernulata sasakensis), kepudang kuduk hitam (Oriolus chinensis broderipii), serta sebagian type reptilia.

Pada lembah di samping barat Gunung Rinjani ada Danau Segara Anak (2. 008 m. dpl) yang airnya berbau belerang, suhunya tidak sama dari satu tempat ke tempat lain. Luas danau itu seputar 1. 100 hektar, kedalaman pada 160 – 230 mtr.. Di tengah-tengah danau ini nampak gunung baru vulkanik yang masih tetap aktif serta selalu berkembang.
Gunung Rinjani yang disebut gunung paling tinggi ketiga di Indonesia (3. 720 m. dpl), menaruh beragam misteri salah salah satunya yakni perihal kehadiran Dewi Enjeni. Menurut keyakinan orang-orang seputar, Dewi Enjeni yaitu Ratu jin penguasa Gunung Rinjani. Mereka yakini bahwa Dewi Enjeni lahir dari perkawinan manusia Sasak dengan jin, berparas cantik serta masih tetap keturunan Raja Selaparang. Untuk menghormati Dewi Enjeni, orang-orang kerap mengadakan upacara religius di Gunung Rinjani serta Danau Segara Anak, dengan melepas ikan-ikan kecil yang terbuat dari emas tidak tebal ke Danau Segara Anak.

Lokasi-lokasi/object yang menarik untuk dikunjungi :
Puncak Gunung Rinjani. Mendaki gunung, berkemah serta nikmati pemandangan alam Pulau Lombok.
Danau Segara Anak, Sebau serta Gunung Baru. Riset, nikmati fenomena alam/tanda-tanda alam, sumber air panas, mandi, penilaian satwa serta menjelajahi rimba. Pada bln. Maulud, di Danau Segara Anak kerap jadikan atraksi budaya Pakelem (memandikan keris).
Otakkokoq serta Kembang Kuning. Mandi air panas yang berbau belerang untuk penyembuhan (penghalus kulit) serta air terjun.
Atraksi budaya diluar taman nasional yakni ; Perang Topat pada bln. Desember serta Ciwaratri pada bln. Januari di Mataram.

Musim kunjungan paling baik : bln. Agustus s/d Desember tiap-tiap tahunnya.

Langkah pencapaian tempat :
Mataram – Selong – Sambelia – Sembalun Lawang (140 km) seputar 4, 5 jam dengan mobil. Apabila jalan kaki ke danau membutuhkan saat sepanjang 9 jam (25 km). Mataram – Bayan – Senaru (82 km) seputar 2, 5 jam, jalan kaki ke danau sepanjang 9 jam (25 km). Mataram – Bayan – Torean (85 km) seputar 2, 5 jam, jalan kaki ke danau sepanjang 7, 5 jam. Mataram – Masbagik – Kutaraja – Tetebatu (60 km) seputar 1, 5 jam, jalan kaki ke Otakkokoq sepanjang 30 menit.

Categories: Wisata | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.