Pura Suranadi Lombok

Pura Suranadi Lombok
Lombok mempunyai banyak pura yang sarat budaya. Salah satu pura menarik yang dapat dikunjungi waktu berlibur ke Lombok Barat, NTB yaitu Pura Suranadi. Letaknya yang ada di dalam rimba wisata, makin menyejukkan mata serta hati.

Pura yang cuma berjarak 30 menit dari Kota Mataram ini adalah sisi dari rimba wisata yang ada di Lombok barat. Kelebihan tempat beribadah ini di banding tempat yang lain yaitu ketenangannya. Letaknya yang bukanlah di pusat kota, bikin pura ini lebih syahdu.

Pohon-pohon yang melingkari pura bikin hawa makin sejuk. Disini, aktivitas peribadatan sangatlah kental merasa. Umat hindu yang berdoa serta membawa sajen banyak tampak disini. Uniknya, sajen diletakkan di pagar tertutup lantaran banyak monyet yang berkeliaran bebas.

Pura ini dapat mempunyai sumber mata air yang dikira suci. Seruput sedikit air dari sumber mata air serta rasakan badan Anda dialiri kesucian dari Pura Suranadi.
Pura ini mempunyai pola pura yang terpisah keduanya, yaitu sesuai dengan kehadiran sumber mata air suci yang ada di tempat itu. Meskipun terpisah dengan cara fisik, tetapi dalam menggerakkan rangkaian aktivitas ritual pura itu adalah satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Kehadiran Pura Suranadi erat hubungannya dengan lima mata air (Panca Tirta atau Pancaksara) yang ada di tempat itu, yakni Mata Air Toya Tabah, Mata Air Toya Pabersihan, Mata Air Toya Panglukatan, Mata Air Tirta, serta Mata Air Pangentas.

Konon kehadiran Pura Suranadi berkenaan dengan perjalanan Danghyang Dwijendra, di kenal juga dengan nama Pedanda Sakti Wawu Rauh, menuju Sasak (Lombok) untuk ke-2 kalinya. Di Lombok, beliau dijuluki sebagai Pangeran Sangupati. Manfaat melindungi supaya umat Hindu yang ditinggalkan dapat lakukan teratur upacara menurut ajaran agama yang sudah ditetapkan, lalu beliau dengan puja mantera-nya menimbulkan lima mata sumber air di Suranadi.

Pura Suranadi mempunyai tiga buah grup pura. Semasing dinamakan sesuai sama manfaat sumber air yang ada di dalamnya. Semasing pura itu mempunyai ruang jaba segi, jaba tengah, jeroan (tri mandala). Pura-pura itu, diantaranya (1) Pura Ulon (Gaduh), yaitu terdapat di ujung timur laut, berbatasan segera dengan lokasi rimba lindung Taman Wisata Alam, halaman Pura Ulon ada Mata Air Panglukatan serta Petirtan ; (2) Pura Pangentas, terdapat tak jauh dari Pura Ulon ke arah barat daya, Pura ini dilengkapi dengan dua palinggih serta ada Mata Air Pangentas, Panembak, serta Tirta Mapepada, Pura ini digunakan juga sebagai tempat mengambil air untuk upacara pitra yadnya ; serta (3) Pura Pabersihan yang berlokasi seputar 300 mtr. dari Pura Ulon, Pura ini mempunyai Mata Air Pabersihan dengan sebagian jenis palinggih serta bangunan pelengkap upacara.

Categories: Wisata | Tags: , , , , , | Tinggalkan komentar

Taman Nasional Gunung Rinjani Lombok

Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yaitu salah satu ekosistem dengan jenis rimba hujan pegunungan serta savana yang terdapat di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. TNGR diputuskan juga sebagai lokasi Taman Nasional lewat Surat Ketentuan Menteri Kehutanan No. 280/Kpts-II/1997 dengan luas 40. 000hA meskipun dilapangan luasnya kian lebih 41,

Topografi
Pada kepundan pegunungan (2. 800mdpl) ada kawah mati disebabkan letusan Gunung Rinjani yang (diprediksikan berlangsung pada zaman Plistosen 1, 8 juta th. waktu lalu, BTNGR) membuat suatu danau yang sangatlah luas (1. 100hA) dengan panorama yang indah. Danau itu dimaksud Danau Segara Anak, dari bhs Sasak lebih kurang bermakna Laut Kecil. Cukup melukiskan luas dari danau itu. Kedalaman air danau diprediksikan seputar 160m – 230m. Suhu air danau bermacam dari segi lain ke segi yang lain. Air danau ada yang berbau belerang yang sangatlah kuat hingga serupa seperti moffet yang sangatlah beresiko namun adapula yang berbau seperti air pegunungan. Di dalam danau Segara Anak nampak suatu gunung baru yang dimaksud Gunung Baru Jari. Gunung Baru Jari ini diakui jadi tambah tinggi dalam tiap-tiap tahunnya. Curah hujan rata – rata di lokasi ini yaitu 2. 000ml/th. dengan letak ketinggian dari 550mdpl – 3. 726mdpl.

Mitos
Gunung Rinjani menaruh beberapa misteri. Salah satu misteri terbesarnya yaitu Dewi Anjani. Dewi Anjani konon yaitu keturunan segera Raja Selaparang hasil dari pernikahan sang Raja dengan mahkluk halus yang bermukim di gunung Rinjani saat dia memohon hujan untuk daerahnya lantaran kekeringan panjang yang menempa kerajaan Selaparang pada saat itu. Oleh karena itu hingga sekarang ini orang-orang suku Sasak serta Hindu Dharma di pulau Lombok kerap lakukan ritual Mulang Pekelem yakni ritual memohon hujan pada Dewi Anjani dengan memberi sesembahan berbentuk lempengan emas yang berupa semua jenis mahkluk air lewat cara ditenggelamkan ke danau Segara Anak.
Taman Nasional Gunung Rinjani adalah perwakilan jenis ekosistem rimba hujan pegunungan rendah sampai pegunungan tinggi serta savana di Nusa Tenggara.
Potensi tumbuhan yang ada di Taman Nasional Gunung Rinjani diantaranya jelutung (Laportea stimulans), dedurenan (Aglaia argentea), bayur (Pterospermum javanicum), beringin (Ficus benjamina), jambu-jambuan (Syzygium sp.), keruing (Dipterocarpus hasseltii), rerau (D. imbricatus), eidelweis (Anaphalis javanica), serta 2 type anggrek endemik yakni Perisstylus rintjaniensis serta P. lombokensis.

Terkecuali ada satu type mamalia endemik yakni musang rinjani (Paradoxurus hemaproditus rinjanicus), juga ada kijang (Muntiacus muntjak nainggolani), lutung budeng (Trachypithecus auratus kohlbruggei), trenggiling (Manis javanica), burung cikukua tanduk (Philemon buceroides neglectus), dawah rimba (Ducula lacernulata sasakensis), kepudang kuduk hitam (Oriolus chinensis broderipii), serta sebagian type reptilia.

Pada lembah di samping barat Gunung Rinjani ada Danau Segara Anak (2. 008 m. dpl) yang airnya berbau belerang, suhunya tidak sama dari satu tempat ke tempat lain. Luas danau itu seputar 1. 100 hektar, kedalaman pada 160 – 230 mtr.. Di tengah-tengah danau ini nampak gunung baru vulkanik yang masih tetap aktif serta selalu berkembang.
Gunung Rinjani yang disebut gunung paling tinggi ketiga di Indonesia (3. 720 m. dpl), menaruh beragam misteri salah salah satunya yakni perihal kehadiran Dewi Enjeni. Menurut keyakinan orang-orang seputar, Dewi Enjeni yaitu Ratu jin penguasa Gunung Rinjani. Mereka yakini bahwa Dewi Enjeni lahir dari perkawinan manusia Sasak dengan jin, berparas cantik serta masih tetap keturunan Raja Selaparang. Untuk menghormati Dewi Enjeni, orang-orang kerap mengadakan upacara religius di Gunung Rinjani serta Danau Segara Anak, dengan melepas ikan-ikan kecil yang terbuat dari emas tidak tebal ke Danau Segara Anak.

Lokasi-lokasi/object yang menarik untuk dikunjungi :
Puncak Gunung Rinjani. Mendaki gunung, berkemah serta nikmati pemandangan alam Pulau Lombok.
Danau Segara Anak, Sebau serta Gunung Baru. Riset, nikmati fenomena alam/tanda-tanda alam, sumber air panas, mandi, penilaian satwa serta menjelajahi rimba. Pada bln. Maulud, di Danau Segara Anak kerap jadikan atraksi budaya Pakelem (memandikan keris).
Otakkokoq serta Kembang Kuning. Mandi air panas yang berbau belerang untuk penyembuhan (penghalus kulit) serta air terjun.
Atraksi budaya diluar taman nasional yakni ; Perang Topat pada bln. Desember serta Ciwaratri pada bln. Januari di Mataram.

Musim kunjungan paling baik : bln. Agustus s/d Desember tiap-tiap tahunnya.

Langkah pencapaian tempat :
Mataram – Selong – Sambelia – Sembalun Lawang (140 km) seputar 4, 5 jam dengan mobil. Apabila jalan kaki ke danau membutuhkan saat sepanjang 9 jam (25 km). Mataram – Bayan – Senaru (82 km) seputar 2, 5 jam, jalan kaki ke danau sepanjang 9 jam (25 km). Mataram – Bayan – Torean (85 km) seputar 2, 5 jam, jalan kaki ke danau sepanjang 7, 5 jam. Mataram – Masbagik – Kutaraja – Tetebatu (60 km) seputar 1, 5 jam, jalan kaki ke Otakkokoq sepanjang 30 menit.

Categories: Wisata | Tags: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Pura Gunung Pengsong Lombok

Pura Gunung Pengsong Lombok
Gunung Pengsong, di Kabupaten Lombok Barat, NTB, dapat disebut bukanlah obyek wisata umum. Terdapat beberapa hal yang dapat di nikmati pengunjung disini. Terkecuali situasi alam serta pemandangan yang masih tetap asri, tempat wisata ini dapat kaya nilai histori serta budaya.

Gunung Pengsong cuma suatu bukit batu hitam dengan rindang pohon-pohon, dengan ketinggian puncak seputar 200 mtr. di atas permukaan laut (mdpl). Namun yang menarik, dari puncak Gunung Pengsong, kita dapat lihat serta nikmati pemandangan indah Kota Mataram serta Lombok Barat dari beragam arah.

Di puncak ini juga, ada suatu tempat peribadatan umat Hindu, Pura Gunung Pangsung, yang konon adalah Pura pertama serta tertua di Pulau Lombok.
Gunung Pengsong terdapat di Desa Kuripan, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, berjarak seputar 10 Km ke arah Selatan dari Bandara Selaparang, Mataram. Memakai taksi cuma seputar 15 menit dari bandara, dengan cost seputar Rp50ribu.

Satu lagi suatu keindahan yang tersaji di Lombok Nusa Tenggara Barat Indonesia. Gunung Pengsong. Mengulas perihal gunung di Lombok, memanglah tidak bakal terlepas dengan Gunung Rinjani. Namun tahukah Anda, Lombok juga mempunyai Gunung Pengsong yang tawarkan pemandangan alam yang cantik. Terlebih waktu daun – daun berguguran di gunung ini. Pasti terkagum!

Gunung Pengsong, di Kabupaten Lombok Barat, NTB, dapat disebut bukanlah obyek wisata umum. Terdapat beberapa hal yang dapat di nikmati pengunjung disini. Terkecuali situasi alam serta pemandangan yang masih tetap asri, tempat wisata ini dapat kaya nilai histori serta budaya.

Gunung Pengsong cuma suatu bukit batu hitam dengan rindang pohon-pohon, dengan ketinggian puncak seputar 200 mtr. di atas permukaan laut (Mdpl). Namun yang menarik, dari puncak Gunung Pengsong, kita dapat lihat serta nikmati pemandangan indah Kota Mataram serta Lombok Barat dari beragam arah.

Ditempat ini Anda bakal lihat pura dengan latar belakang pemandangan Gunung Rinjani, sawah serta laut. Terdapat di 9 km selatan Mataram, tepatnya di Desa Kuripan, Kecamatan Labuapi Lombok Barat, NTB Gunung Pengsong pas untuk Anda yang mengingkan sensasi lain waktu berwisata ke Nusa Tenggara Barat.

Lokasi seluas 11 hektar yang diputuskan juga sebagai tempat wisata mulai sejak th. 1996 ini sungguh indah. Untuk hingga ke puncak Anda mesti menaiki beberapa ratus undak – undak yang terbuat dari batu serta semen. Saat sebelum hingga di puncak, kita bakal menjumpai mata air Tirta Mumbul Sari yang umum dipakai untuk bersuci umat Hindu saat sebelum lakukan peribadatan di Pura Pengsong.

Sesampainya di atas, puncak dengan ketinggian 200 Mdpl ini Anda bakal lihat pemandangan yang luar umum Indah. Bila cuaca tengah cerah, Anda bakal lihat puncak Gunung Rinjani, sawah, permukiman warga, pemandangan dari Teluk Lembar serta Gunung Agung Bali.

Pesona inilah yang bikin Gunung serta Pura Pengsong banyak dilirik wisatawan domestik ataupun mancanegara. Udaranya sejuk, pemandangannya indah. Bukan sekedar umat Hindu yang tertarik untuk datang, orang-orang biasapun pasti mau lihat hamparan keindahan puncak Pengsong.

Pura Gunung Pengsong yaitu pura pertama serta tertua di Lombok. Dalam kompleks pura ini ada tiga pura yang lain yang mewakili 3 gunung yaitu Gunung Rinjani, Gunung Meranggu serta Gunung Pengsong. Bangunan pura juga cukup apik dengan relief – reliefnya yang unik.

Menurut histori, pura ini di bangun oleh Betara Wayan Sebali, seseorang pandita Hindu dari Geria Pendem Karangasem Bali pada th. 1514. Nah, lantaran adalah tempat peribadatan suci, wisatawan mesti mentaati sebagian ketentuan seperti melilitkan kain selendang berwarna kuning di pinggang serta untuk wanita yang datang bln. dilarang bertandang.

Walaupun terhitung tua, tetapi pura ini masih tetap sangatlah tertangani lantaran sehari-harinya masih tetap dipakai umat Hindu beribadat. Spesial ketika perayaan hari – hari besar agama Hindu, pura ini tertutup untuk umum.

Suguhan wisata yang dapat di nikmati yaitu beberapa ribu monyet yang berkeliaran, dari mulai bawah kaki gunung hingga puncak. Selama jalan bakal ditemani oleh segerombolan Kera, dengan spesies Macaca fascicularis yang termasuk juga primata tua endemik Indonesia.

Categories: Wisata | Tags: , , , , | Tinggalkan komentar

Pura Meru Lombok

Bila Anda berkunjung ke Taman Mayura, janganlah lupa untuk singgah juga ke Pura Meru yang sama-sama berdekatan. Sama juga dengan bangunan bersejarah yang lain di Lombok, Pura Meru-pun menaruh cerita unik serta menarik. Anda tertarik?

Pura yang ada di Cakranegara ini memiliki tiga lokasi suci, yaitu yang membentang dari barat ke timur. Dibagian barat yaitu Rumah Kulkul atau Kentongan. Lokasi tengah dipakai untuk tempat sesaji, upacara serta sembahyang. Sedang lokasi yang paling timur tempat beradanya 3 pura yang menjulang tinggi.

Pura Meru yaitu pura paling besar serta salah satu pura Hindu Bali tertua di Pulau Lombok. Di bangun oleh pangeran Bali Anak Agung Made Karang pada th. 1720. Kompleks Pura Meru mencakup 3 pura yaitu Pura Brahma, Pura Syiwa serta Pura Wishnu. Ya, pura ini memanglah jadi lambang alam semesta serta penghormatan pada tiga dewa paling utama agama Hindu. Tak itu saja, semasing pura juga mewakili tiga gunung yaitu Pura Brahma mewakili Gunung Agung Bali, Pura Syiwa mewakili Gunung Rinjani dan Gunung Semeru yang disimbolkan oleh Pura Wishnu. Dari sisi bentuk, semasing pura beratap susun 9 serta susun 11 dengan Pura Syiwa yang tertinggi.

Semasing pura dipisahkan oleh tembok serta ada 3 pintu untuk masuk semasing pura. Tetapi pada pintu Brahma serta Syiwa yang cuma di buka satu tahun sekali yaitu ketika perayaan Piodalan tiap-tiap tanggal 23 September. Ketika upacara inilah, semasing pura bakal dihiasi aneka kain tidak sama warna yang memiliki kandungan arti spesifik. Pura Brahma dihiasi warna merah yang bermakna api, lambang kematian umat Hindu yang dikremasi memakai api dari dewa Brahma. Pura Siwa memakai kain putih yang mensimbolkan air yang mensucikan abu hasil kremasi saat sebelum dilarung ke laut. Pura Wishnu dihiasi kain hitam juga sebagai perlambang malam serta kegelapan. Kegelapan yaitu lambang kematian atau bahkan juga kehidupan baru sesudah kematian.

Nafas kerukunan beragama masih tetap sangatlah kental tampak di seputar lokasi ini. Ada masjid serta gereja yang berdiri berdekatan serta semasing melakukan aktivitas dengan hikmat. Sungguh suatu pelajaran yang bernilai untuk siapa saja yang berkunjung ke Pura Meru.

Bila Anda berkunjung ke Pura Meru, janganlah lupa untuk menggunakan kain panjang kuning bermotif yang telah disiapkan oleh pengelola setempat. Kain panjang ini adalah lambang penghormatan kita waktu masuk lokasi peribadatan suci. Anda akan tidak rugi menyempatkan diri ke Pura Meru lantaran bangunan serta lokasi yang masih tetap terpelihara serta teratur rapi.

Untuk berkunjung ke Pura Meru, Anda cukup menumpang angkutan umum yang banyak berlalu lalang di sekitar lokasi ini. Pura Meru ada pas di belakang pasar Cakra. Lantaran masih tetap ada di seputaran Kota Mataram

Categories: Wisata | Tags: , , , , | Tinggalkan komentar

Pura Mayura Lombok

Terdapat beberapa cerita histori dibalik berdirinya Taman Mayura. Seperti perihal burung Merak, Bale Kambang, Taman Kalepug serta asal usul didirikannya taman yang terdapat di Kecamatan Cakranegara Mataram itu. Serta sesudah Anda memerhatikan seluruhnya ceritanya, Anda bakal terpana, begitu kekayaan negeri ini memanglah telah diawali mulai sejak masa kerajaan.

Dalam bhs Sansekerta, Mayura bermakna burung Merak. Taman yang di bangun oleh Anak Agung Ngurah Karangasem pada 1744 ini awal mulanya bernama Taman Kalepug yang berati nada jatuhnya air di telaga. Nah, kenapa bertukar jadi Mayura lantaran pada saat itu banyak ular di lokasi taman ini. Untuk mengusir ular, dihadirkanlah burung Merak dari Palembang untuk memangsanya. Mulai sejak tersebut Taman Kalepug bertukar nama jadi Mayura. Saat ini yang tersisa hanya relief-relief burung Merak yang makin menyakinkan bahwa legenda perihal ular serta burung Merak memanglah ada.

Taman Mayura merupaka saksi kehadiran kerajaan Singasari serta beberapa orang Bali di Lombok pada era ke-19. Uniknya di taman ini Anda bakal menjumpai begitu mulai sejak jaman dulu semangat ketidaksamaan telah ada dipelihara oleh raja-raja Singasari serta Mataram. Bale Kambang atau bangunan terapung di dalam kolam Taman Mayura menceritakan hal semacam itu. Dalam Bale Kambang kita bakal menjumpai patung-patung yang bercirikan Muslim, Cina, serta Jawa. Patung yang mencirikan Muslim ada dibagian Barat, timur serta utara Bale Kambang bersebelahan dengan bangunan linggih yang kental corak Hindu Balinya. Ketika itu, Bale Kambang digunakan untuk mengadili satu perkara pada masa penjajajahan Belanda.

Oya, ada hal unik lagi dari Taman Mayura ini. Bila mengunjunginya, Anda mesti memakai selendang kecil panjang berwarna merah. Tiap-tiap pengunjung mesti mengikatkan selendang ini di pinggang. Langkah mengikatkannya juga tak bisa asal-asalan. Untuk yang sudah menikah jadi simpul selendang mesti terdapat di samping kiri. Bila telah memiliki kekasih, simpul ada di samping kanan. Sedang untuk yang masih tetap sendiri dengan kata lain single simpul selendang ada di tengah-tengah. Menarik bukan? Mengikat selendang pada pinggang memiliki arti bahwa ketika kita masuk ke lokasi suci diinginkan kemauan jahat serta semuanya yang kurang baik bisa diikat.

Terkecuali kekayaan histori di balik pembangunan Taman Mayura, Anda dapat nikmati keelokan taman ini. Lokasi dengan luas 244, 60 mtr. x 138, 50 mtr. ini sangatlah teratur serta terbangun kebersihannya. Jejeran pohon manggis menaikkan sejuknya situasi Taman Mayura. Kadang-kadang oleh guide pengunjung Taman Mayura diijinkan menuai buah manggis itu. Kolam luas yang memantulkan cahaya matahari menaikkan eksotisme lokasi ini. Tidak heran bila wisatawan baik mancanegara ataupun domestik kerasan berlama-lama nikmati Taman Mayura.

Saat ini, Taman Mayura bukan sekedar adalah saksi histori kerajaan beberapa ratus th. silam serta tempat peribadatan suci, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang memberi hikmah perihal kerukunan beragama serta keberagaman. Taman yang ada di sekitaran kota Mataram ini dapat Anda kunjungi dengan menumpang angkutan umum dari kecamatan Narmada dengan saat tempuh cuma 15 menit. Lantaran masih tetap ada di jantung kota, Anda akan tidak kesusahan temukan penginapan serta hotel untuk berkunjung ke beragam tempat wisata kota Mataram yang lain.

Categories: Wisata | Tags: , , , , | Tinggalkan komentar

Pantai Sekotong Lombok

Pulau Lombok sekarang ini sudah jadi salah satu Ikon wisata Indonesia, Keindahan pulau lombok tidak ada duanya di Indonesia, Keramahan orang-orang Sasak, Keindahan pantainya yg sangatlah putih, terumbu karang serta kekayaan hayati yg luar umum, Kemegahan Gunung Rinjani dan kekhasan budaya sasak banyak mengundang decak mengagumi akan wisatawan dalam serta luar negeri.

Keindahan Pulau Lombok serta eksotismenya bakal mengundang Anda serta pasangan untuk berbulan madu di sini. Demikian dengan juga exotisme Pulau Gilis akan mengundang anda untuk nikmati keindahan pulaunya.

Pulau ini adalah salah satu dari dua pulau paling besar yang dipunyai oleh Propinsi Nusa Tenggara Barat. Keelokan panorama alamnya, bikin Pulau Lombok jadi salah satu destinasi bln. madu yang juga diminati. Apabila sudah tahu ke mana kaki mesti mengambil langkah, keindahan Lombok bisa dieksplorasi dalam perjalanan ini.

Daerah Sekotong yaitu daerah yang sangatlah bagus untuk anda yang sukai bakal keindahan bawah laut lantaran tempat ini mempunyai terumbu karang yang tidak sering di sentuh serta masih tetap alami, jadi tak heran apabila pantai sekotong memiliki keindahan bawah laut yang mengagumkan dengan karang-karangnya yang utuh dan penghuni bawah lautnya. Disini kita bakal lakukan penyelaman 2 hingga 3 kali dengan memakai perahu tradisional yang umum mengantar kita untuk menyelam.

Pantai Sekotong yaitu salah satu object wisata yang populer di Pulau Lombok. Pantai ini terdapat di Kabupaten Lombok Barat, tepatnya di Kecamatan Sekotong. Bila diukur dari Kota Mataram, Pantai Sekotong ini berjarak seputar 60 km.. Untuk menuju Pantai Sekotong, bisa ditempuh dengan angkutan umum sejenis minibus seputar 1, 5-2 jam. Terkecuali lewat Mataram, dapat pula diraih lewat Pelabuhan Nusa Penida. Dengan perahu sewaan, perjalanan Nusa Penida-Sekotong dapat ditempuh kurun waktu tiga jam.

Pantai ini dikelilingi oleh lokasi perbukitan yang melingkar tidak jauh dari tepi pantai. Lautnya berair biru serta pantainya berpasir putih. Pantai Sekotong ini masih tetap asli, bebas polusi serta belum banyak dijamah manusia. Akan tetapi saat ini mulai di bangun fasilitas akomodasi seperti hotel serta penginapan.

Sekotong adalah salah satu dari 15 kecamatan di Kabupaten Lombok Barat. Disini beberapa wisatawan bisa mendaki bukit-bukit kecil di dekat pantai. Di puncak bukit itu, banyak panorama indah yang bisa di nikmati. Dari puncak perbukitan, beberapa wisatawan bisa nikmati panorama Pantai Sekotong dengan leluasa. Gunung Agung Bali bakal terlihat di seberang lautan. Diluar itu beberapa pulau (gili) yang ada cukup dekat dengan Pantai Sekotong bakal terlihat juga. Sekurang-kurangnya, ada belasan pulau di perairan Gugusan Gili Sekotong, diantaranya : Gili Genting, Gili Lontar, Gili Gede, Gili Bedis, Gili Sudak, Gili Nanggu, Gili Tangkong, Gili Berairan, Gili Amben, Gili Asahan, Gili Monitor, Gili Rengit, Gili Goleng, Gili Anyaran, serta Gili Poh. Dari beberapa pulau ini, banyak salah satunya yg tidak berpenghuni. Cuma sebagian saja yang berpenghuni yaitu Gili Monitor, Gili Asahan, serta Gili Gede.

Categories: Wisata | Tags: , , , , | Tinggalkan komentar

Pulau Gili Patelu Lombok

Dari demikian banyak gili di seputar Lombok, ada satu gili yang mulai di kenal orang-orang nih, namanya Gili Petelu, yang tempatnya ada di daerah Jerowaru Lombok Timur, atau tepatnya di samping kiri Pantai Tangsi a. k. a Pantai Pink.

” Petelu “, ada kata ” telu ” disini yang berarti tiga. Nah mungkin saja ya gegara disini ada tiga gugusan bukit kecil hingga diberi nama ” Gili Petelu ” #IMO. Menurut informasi dari tukang perahu nya, di seputar Gili Petelu ini bagus terumbu karangnya, hingga gue ama teman gue juga nurut saja cocok diajakin snorkling di sekitar gili ini.

Banyak wisatawan domestik ataupun wisatawan asing berdatangan ke tempat wisata yang berlokasi di Jerowaru, Lombok Timur itu. Terkecuali nikmati keindahan pantai berpasir pink ini, wisatawan dapat juga nikmati keindahan sebagian gili (pulau kecil) yang menyebar di sekelilingnya, satu diantaranya yaitu Gili Petelu. Suatu pulau kecil yang kerap dimaksud dengan juga Gili Tiga, lantaran ada kata ” telu ” yang berarti Tiga ini berupa pulau karang yang luas nya tak seberapa, tetapi mempunyai kontur berbukit dengan view yang indah, keren, menakjubkan dari atas, bentuk pasir yang seperti merica serta berwarna putih, dengan air laut yang biru serta bening dan ombak yang tenang bikin wisatawan seperti berenang di kolam pribadi. Sayangnya, kami tak snorkeling. Walau sebenarnya saya meyakini keindahan bawah lautnya masih tetap terbangun dengan baik. Menuju Gili Petelu dapat menyebrang dari Pelabuhan Tanjung Luar atau dari Pantai Pink (Tangsi).

Untuk menuju kesana butuh seputar 2, 5 jam dari Mataram serta dengan cost 450. 000 per kapal kita telah dapat keliling ke sebagian obyek wisata di sekitar gili Petelu.

laut Gili Petelu nyatanya menaruh biota-biota laut yang cantik serta mengagumkan. Ada gerombolan karang berwarna hijau jelas, bintang laut besar berwarna biru, ada pula Nemo serta bapaknya!

Bila Anda liburan ke Lombok, janganlah terlewat untuk berkunjung ke tempat yang indah ini. Ditanggung, rasa capek Anda, bakal terbayar dengan keindahan pulau-pulau kecil ini.

Single atau double termasuk juga pajak serta sarapan pagi
Harga musim ramai mulai Juli 1-September 15 serta Desember 01-January 15 dikenakan penambahan harga seberasa Rp. 150. 000/kamar/malam

Categories: Wisata | Tags: , , , , | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.